Tampilkan postingan dengan label oleh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label oleh. Tampilkan semua postingan
Rabu, 01 Januari 2014
Inilah Kode Sandi Yang Belum Mampu Dipecahkan Oleh FBI
Inilah Kode Sandi Yang Belum Mampu Dipecahkan Oleh FBI - Kita semua telah mengetahui bahwa FBI merupakan sebuah organisasi yang berisikan orang-orang jenius serta hebat dalam menyelidiki sebuah kasus. Organisasi buatan USA ini sangat terkenal dan telah memecahkan beberapa kasus besar di dunia. Tetapi fakta menyebutkan, FBI juga pernah belum berhasil dalam memecahkan sebuah kasus. Sebuah kode sandi yang telah sebelas tahun ditangani hingga kini belum terpecahkan.

Menurut laman MSNBC, sudah lebih dari 11 tahun FBI berusaha untuk memecahkan sandi yang menyimpan misteri pembunuhan seorang pria di kota St. Louis, negara bagian Missouri, Amerika Serikat.
Misteri ini dimulai pada 30 Juni 1999, saat Ricky McCormick, 41, ditemukan tewas terbunuh di rumahnya. Di dalam celana McCormick ditemukan dua lembar kertas bertuliskan huruf-huruf acak yang diduga merupakan sebuah sandi.
Tim pemecah kode FBI telah berusaha mati-matian untuk memecahkan sandi tersebut, namun mereka belum mendapatkan jawabannya. Hingga kini, tidak ada satupun tersangka yang ditangkap terkait pembunuhan ini.
"Kami sangat pandai dalam memecahkan sandi. Namun, dalam kasus ini kami membutuhkan bantuan," ujar Dan Olson, kepala badan Pemecahan Kode FBI.
"Pemecahan kode ini akan dapat mengungkap keberadaan korban sebelum dia tewas dan dapat mengungkap seluruh misteri pembunuhan ini," lanjut Olson lagi.
Olson mengatakan bahwa sandi yang ditemukan oleh FBI pada jasad McCormick dibuat dalam format yang tidak pernah mereka lihat sebelumnya.
Menurut catatan FBI, McCormick tidak lulus SMA namun dia dikenal sebagai seorang jenius otodidak. Anggota keluarganya mengatakan McCormick kerap menggunakan tulisan-tulisan sandi sejak kecil, namun tidak ada yang mengetahui apakah ada yang mengerti maksud sandi-sandi tersebut.

FBI meyakini catatan sandi berisikan lebih dari 30 baris kata tersebut dibuat McCormick tiga hari sebelum kematiannya. Inilah sandi yang membuat FBI pusing
FBI berharap jika ada yang dapat memecahkan sandi tersebut, dapat menghubungi mereka di alamat :
FBI Laboratory
Cryptanalysis and Racketeering Records Unit
2501 Investigation Parkway
Quantico, VA 22135
Attn: Ricky McCormick Case
sumber: vivanews.com
ReadMore..
Menurut laman MSNBC, sudah lebih dari 11 tahun FBI berusaha untuk memecahkan sandi yang menyimpan misteri pembunuhan seorang pria di kota St. Louis, negara bagian Missouri, Amerika Serikat.
Misteri ini dimulai pada 30 Juni 1999, saat Ricky McCormick, 41, ditemukan tewas terbunuh di rumahnya. Di dalam celana McCormick ditemukan dua lembar kertas bertuliskan huruf-huruf acak yang diduga merupakan sebuah sandi.
Tim pemecah kode FBI telah berusaha mati-matian untuk memecahkan sandi tersebut, namun mereka belum mendapatkan jawabannya. Hingga kini, tidak ada satupun tersangka yang ditangkap terkait pembunuhan ini.
"Kami sangat pandai dalam memecahkan sandi. Namun, dalam kasus ini kami membutuhkan bantuan," ujar Dan Olson, kepala badan Pemecahan Kode FBI.
"Pemecahan kode ini akan dapat mengungkap keberadaan korban sebelum dia tewas dan dapat mengungkap seluruh misteri pembunuhan ini," lanjut Olson lagi.
Olson mengatakan bahwa sandi yang ditemukan oleh FBI pada jasad McCormick dibuat dalam format yang tidak pernah mereka lihat sebelumnya.
Menurut catatan FBI, McCormick tidak lulus SMA namun dia dikenal sebagai seorang jenius otodidak. Anggota keluarganya mengatakan McCormick kerap menggunakan tulisan-tulisan sandi sejak kecil, namun tidak ada yang mengetahui apakah ada yang mengerti maksud sandi-sandi tersebut.
FBI meyakini catatan sandi berisikan lebih dari 30 baris kata tersebut dibuat McCormick tiga hari sebelum kematiannya. Inilah sandi yang membuat FBI pusing
FBI berharap jika ada yang dapat memecahkan sandi tersebut, dapat menghubungi mereka di alamat :
FBI Laboratory
Cryptanalysis and Racketeering Records Unit
2501 Investigation Parkway
Quantico, VA 22135
Attn: Ricky McCormick Case
sumber: vivanews.com
Sabtu, 23 November 2013
Aksi Bunuh Diri Yang Disiarkan Langsung oleh BBC

Seorang warga Swiss bunuh diri dibantu medis atau euthanasia. Disaksikan keluarganya, ia menenggak obat mematikan di satu klinik di Swis. Proses menuju kematian itu, hebatnya atau mungkin sedihnya, disirakan televisi BBC. Kontroversi pun sontak merebak.
Nama pria itu adalah peter Smedley berusia 71 dan sedang sakit parah yang tak mungkin disembuhkan lagi. Pemilik hotel ini pun memutuskan untuk mengakhiri penderitaan itu dengan cara meminum obat mematikan.
Niatnya itu bisa terlaksana karena di negaranya, Swiss, euthanasia tidak terlarang. Ia pun meminta dokter di satu klik bernama Dignitas memberikan obat mematikan: barbituates.
Entah bagaimana dia memberikan izin kepada Sir Terry Pratchett, pembawa acara Terry Pratchett: Choosing To Die, untuk merekam momen terakhirnya saat meminum racun. Itu terjadi sebelum Natal tahun lalu.
Dalam gambar di BBC yang ditayangkan , sang pasien, Smedley, didampingi dokter dari klinik. Sebagai perpisahan terakhir, sang istri Christine (40) mencium suaminya dan mengatakan, "Kuatlah sayang".
Christine pun tampak tegang saat Smedley meminum obat itu, namun ia tetap berada di samping suaminya itu. Terlihat sang pasien dengan yakin meminum obat yang sudah disediakan dokter. Dan dalam hitungan detik, ia meninggal di kursinya.
Segera setelah tayangan itu, debat panas muncul di Twitter, media sosial lainnya serta media cetak membuat BBC dijuluki pemandu sorak euthanasia..
Warga pun menulis pengaduannya pada Dirjen Mark Thompson dan Kepala BBC Lord Patten mengenai acara itu. Warga menganggap acara ini tak pantas. Kelompok amal, politik dan agama bergabung menyatakan acara ini propaganda euthanasia. Dalam gugatan, tertulis, "Menayangkan kematian pasien di acara demi hiburan, BBC harus punya alasan kuat".
Diketahui, BBC menayangkan empat program serupa selama bertahun-tahun, "BBC tampak acuh pada oposisi parlemen atau pemirsa yang menentang perubahan hukum dalam koridor keamanan publik atau alasan etika".
Baroness Campbell of Surbiton, Baroness Finlay of Llandaff, Lord Alton of Liverpool dan Lord Charlie of Berriew mengatakan, BBC menayangkan acara ini guna mendukung bunuh diri yang dibantu. Alhasil, hampir 900 warga membuat pengaduan resmi pada BBC atas program itu.
Editor acara BBC terkait, Charlotte Moore, mengatakan, "BBC tak turut campur dalam bunuh diri yang dibantu. Namun, kami mengaku hal ini merupakan materi debat yang penting. Di seluruh jaringan BBC, kami melihat kematian dibantu, perawatan rumah sakit dan perawatan paliatif memiliki beragam cara berbeda, termasuk dokumenter dan perdebatan berita".
Juru bicara BBC menambahkan, "Terkait acara ini, kami punya 82 apresiasi dan 162 pengaduan, total pengaduan pun menjadi 898". Regulator media Ofcom sendiri mengakui seperti dikutip Dailymail, BBC mendapat banyak pengaduan.
Di Inggris, membantu orang bunuh diri medis adalah tindak ilegal.
http://www.autoblogsaya.com/2011/11/aksi-bunuh-diri-yang-disiarkan-langsung.html
Langganan:
Postingan (Atom)