Tampilkan postingan dengan label bunuh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bunuh. Tampilkan semua postingan
Rabu, 01 Januari 2014
Umur Baru 20 Tahun Dia Sudah Bunuh 79 Orang
25 Okt 2013
AFP Tentera Mexico dibantu anjing pelacak memeriksa kenderaan bermotor untuk mencari dadah. Sejak pemerintah Mexico mencanangkan perang melawan kartel penyelundup dadah, sedikitnta 70,000 orang terbunuh.
Polis Mexico memberkas Juan Pablo Vazquez yang kedapatan menjual dadah. Namun, lelaki berusia 20 tahun ini mengaku sudah membunuh paling sedikitnya 79 orang. "Semuanya terkait dengan kartel dadah," kata pernyataan penyisatan polis Monterrey, utara Mexico.
Warta AP pada Jumaat (25/10/2013) menunjukkan, selain Vazquez, polis juga menangkap seorang wanita berusia 25 tahun. "Ketika kami tangkap, wanita itu bersama dengan Vazquez," kata polis .
Pemeriksaan polis pun berlanjutan. Vazquez mengaku membunuh langsung 45 orang. Lalu, 34 lainnya adalah pembunuhan lantaran dirinya diajak jaringan dadah. "Kes ini kami bawa hingga ke tingkat nasional," kata Juru Cakap Keselamatan Mexico, Jorge Domene.
Masih menurut pemeriksaan polis , Pablo Vazquez menyertai organisasi jenayah sejak berusia 15 tahun. Awalnya, dia menjadi penyampai maklumat lalu "naik pangkat"menjadi penjual dadah. "Sampai akhirnya dia menjadi pembunuh," tambah Jorge Domene.
Monterrey adalah kota ketiga terbesar di Mexico dari jumlah penduduk. Kini, ada 4 juta orang penduduk Monterrey. "Monterrey menjadi ajang pertarungan antara geng dadah," lanjut Domene.
Otoritinasional Mexico mengatakan, sejak 2006 korban maut lantaran perang antarakartel ubat bius mencapai 77,000 orang. Perang melawan dadah di Mexico bahkan menyertakan militer, bukan hanya polis .
Pemeriksaan polis pun berlanjutan. Vazquez mengaku membunuh langsung 45 orang. Lalu, 34 lainnya adalah pembunuhan lantaran dirinya diajak jaringan dadah. "Kes ini kami bawa hingga ke tingkat nasional," kata Juru Cakap Keselamatan Mexico, Jorge Domene.
Masih menurut pemeriksaan polis , Pablo Vazquez menyertai organisasi jenayah sejak berusia 15 tahun. Awalnya, dia menjadi penyampai maklumat lalu "naik pangkat"menjadi penjual dadah. "Sampai akhirnya dia menjadi pembunuh," tambah Jorge Domene.
Monterrey adalah kota ketiga terbesar di Mexico dari jumlah penduduk. Kini, ada 4 juta orang penduduk Monterrey. "Monterrey menjadi ajang pertarungan antara geng dadah," lanjut Domene.
Otoritinasional Mexico mengatakan, sejak 2006 korban maut lantaran perang antarakartel ubat bius mencapai 77,000 orang. Perang melawan dadah di Mexico bahkan menyertakan militer, bukan hanya polis .
diedit dari KOMPAS.com
Sabtu, 23 November 2013
Aksi Bunuh Diri Yang Disiarkan Langsung oleh BBC

Seorang warga Swiss bunuh diri dibantu medis atau euthanasia. Disaksikan keluarganya, ia menenggak obat mematikan di satu klinik di Swis. Proses menuju kematian itu, hebatnya atau mungkin sedihnya, disirakan televisi BBC. Kontroversi pun sontak merebak.
Nama pria itu adalah peter Smedley berusia 71 dan sedang sakit parah yang tak mungkin disembuhkan lagi. Pemilik hotel ini pun memutuskan untuk mengakhiri penderitaan itu dengan cara meminum obat mematikan.
Niatnya itu bisa terlaksana karena di negaranya, Swiss, euthanasia tidak terlarang. Ia pun meminta dokter di satu klik bernama Dignitas memberikan obat mematikan: barbituates.
Entah bagaimana dia memberikan izin kepada Sir Terry Pratchett, pembawa acara Terry Pratchett: Choosing To Die, untuk merekam momen terakhirnya saat meminum racun. Itu terjadi sebelum Natal tahun lalu.
Dalam gambar di BBC yang ditayangkan , sang pasien, Smedley, didampingi dokter dari klinik. Sebagai perpisahan terakhir, sang istri Christine (40) mencium suaminya dan mengatakan, "Kuatlah sayang".
Christine pun tampak tegang saat Smedley meminum obat itu, namun ia tetap berada di samping suaminya itu. Terlihat sang pasien dengan yakin meminum obat yang sudah disediakan dokter. Dan dalam hitungan detik, ia meninggal di kursinya.
Segera setelah tayangan itu, debat panas muncul di Twitter, media sosial lainnya serta media cetak membuat BBC dijuluki pemandu sorak euthanasia..
Warga pun menulis pengaduannya pada Dirjen Mark Thompson dan Kepala BBC Lord Patten mengenai acara itu. Warga menganggap acara ini tak pantas. Kelompok amal, politik dan agama bergabung menyatakan acara ini propaganda euthanasia. Dalam gugatan, tertulis, "Menayangkan kematian pasien di acara demi hiburan, BBC harus punya alasan kuat".
Diketahui, BBC menayangkan empat program serupa selama bertahun-tahun, "BBC tampak acuh pada oposisi parlemen atau pemirsa yang menentang perubahan hukum dalam koridor keamanan publik atau alasan etika".
Baroness Campbell of Surbiton, Baroness Finlay of Llandaff, Lord Alton of Liverpool dan Lord Charlie of Berriew mengatakan, BBC menayangkan acara ini guna mendukung bunuh diri yang dibantu. Alhasil, hampir 900 warga membuat pengaduan resmi pada BBC atas program itu.
Editor acara BBC terkait, Charlotte Moore, mengatakan, "BBC tak turut campur dalam bunuh diri yang dibantu. Namun, kami mengaku hal ini merupakan materi debat yang penting. Di seluruh jaringan BBC, kami melihat kematian dibantu, perawatan rumah sakit dan perawatan paliatif memiliki beragam cara berbeda, termasuk dokumenter dan perdebatan berita".
Juru bicara BBC menambahkan, "Terkait acara ini, kami punya 82 apresiasi dan 162 pengaduan, total pengaduan pun menjadi 898". Regulator media Ofcom sendiri mengakui seperti dikutip Dailymail, BBC mendapat banyak pengaduan.
Di Inggris, membantu orang bunuh diri medis adalah tindak ilegal.
http://www.autoblogsaya.com/2011/11/aksi-bunuh-diri-yang-disiarkan-langsung.html
Langganan:
Postingan (Atom)