Tampilkan postingan dengan label tahun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tahun. Tampilkan semua postingan
Rabu, 01 Januari 2014
Doktor Lecehkan Pesakit Wanitanya Selama 13 Tahun
Seorang doktor diseret ke sebmahkamah di England, kerana melecehkan seorang pesakit wanitanya, selama 13tahun.
Dr Terence Burley, (63), diadili di Cambridge Crown Court, Selasa (2/10/2012), atas tuduhan melakukan pelecehan seksual terhadap seorang pesakit wanitanya, yang rutin berubat kepadanya sejak pertengahan tahun 1990.
Wanita itu menyedari ada sesuatu yang janggal dalam pemeriksaan medis terhadap dirinya, pada tahun 1995, ketika Terence mengatakan ia mendapatkan mimpi erotis bersama dengannya.
Kecurigaannya semakin kuat pada tahun 1997, ketika ia diminta oleh Terence untuk menanggalkan pakaiannya hingga tinggal mengenakan pakaian dalam, lalu mengajaknya menuju ke dalam kamarnya.
Saat itu Terence yang membuka praktik di rumahnya itu, beralasan pesakitnya harus membuka seluruh pakaian luarnya guna mempermudah untuk memeriksa penyakit arthritis yang diderita mangsanya.
Pada tahun yang sama, Terence, beber korbannya juga sempat meraba payudaranya ketika melakukan pemeriksaan medis, dan mengatakan kedua payudara kliennya sangatlah indah.
Wanita, yang memerluan janji regular untuk periksa kondisi kesihatannya tersebut, sempat memutuskan untuk mengganti doktor, namun urung dilakukan setelah Terence mengatakan ingin memeriksa kondisinya.
"Dia (Terence) mengatakan hal itu perlu dilakukan untuk memeriksa payudaranya, namun ia menyentuhnya secara seksual. Dan ia berkomentar bahawa kedua payudara wanita itu sangatlah indah," ujar jaksa penuntut dalam kes itu, Claire Matthews, dikutip dari Dailymail, Rabu (3/10/2012).
Pada tahun yang sama, Terence, beber korbannya juga sempat meraba payudaranya ketika melakukan pemeriksaan medis, dan mengatakan kedua payudara kliennya sangatlah indah.
Wanita, yang memerluan janji regular untuk periksa kondisi kesihatannya tersebut, sempat memutuskan untuk mengganti doktor, namun urung dilakukan setelah Terence mengatakan ingin memeriksa kondisinya.
"Dia (Terence) mengatakan hal itu perlu dilakukan untuk memeriksa payudaranya, namun ia menyentuhnya secara seksual. Dan ia berkomentar bahawa kedua payudara wanita itu sangatlah indah," ujar jaksa penuntut dalam kes itu, Claire Matthews, dikutip dari Dailymail, Rabu (3/10/2012).
Akibatnya, wanita yang namanya dirahsiakan itu, sangat tertekan atas perbuatan yang diterimanya.
"Dia sangat tertekan. Dia sering menangis kerananya," katanya.
Terence warga Peterborough, Cambridgeshire, England mengaku tidak bersalah atas lima tuduhan perbuatan tidak senonoh, dua pelecehan seksual dan satu tuduhan terlibat dalam aktiviti seksual tanpa persetujuan antara 1 Januari 1996 dan Februari 28 Desember 2009.TRIBUNNEWS.COM
Terence warga Peterborough, Cambridgeshire, England mengaku tidak bersalah atas lima tuduhan perbuatan tidak senonoh, dua pelecehan seksual dan satu tuduhan terlibat dalam aktiviti seksual tanpa persetujuan antara 1 Januari 1996 dan Februari 28 Desember 2009.TRIBUNNEWS.COM
Umur Baru 20 Tahun Dia Sudah Bunuh 79 Orang
25 Okt 2013
AFP Tentera Mexico dibantu anjing pelacak memeriksa kenderaan bermotor untuk mencari dadah. Sejak pemerintah Mexico mencanangkan perang melawan kartel penyelundup dadah, sedikitnta 70,000 orang terbunuh.
Polis Mexico memberkas Juan Pablo Vazquez yang kedapatan menjual dadah. Namun, lelaki berusia 20 tahun ini mengaku sudah membunuh paling sedikitnya 79 orang. "Semuanya terkait dengan kartel dadah," kata pernyataan penyisatan polis Monterrey, utara Mexico.
Warta AP pada Jumaat (25/10/2013) menunjukkan, selain Vazquez, polis juga menangkap seorang wanita berusia 25 tahun. "Ketika kami tangkap, wanita itu bersama dengan Vazquez," kata polis .
Pemeriksaan polis pun berlanjutan. Vazquez mengaku membunuh langsung 45 orang. Lalu, 34 lainnya adalah pembunuhan lantaran dirinya diajak jaringan dadah. "Kes ini kami bawa hingga ke tingkat nasional," kata Juru Cakap Keselamatan Mexico, Jorge Domene.
Masih menurut pemeriksaan polis , Pablo Vazquez menyertai organisasi jenayah sejak berusia 15 tahun. Awalnya, dia menjadi penyampai maklumat lalu "naik pangkat"menjadi penjual dadah. "Sampai akhirnya dia menjadi pembunuh," tambah Jorge Domene.
Monterrey adalah kota ketiga terbesar di Mexico dari jumlah penduduk. Kini, ada 4 juta orang penduduk Monterrey. "Monterrey menjadi ajang pertarungan antara geng dadah," lanjut Domene.
Otoritinasional Mexico mengatakan, sejak 2006 korban maut lantaran perang antarakartel ubat bius mencapai 77,000 orang. Perang melawan dadah di Mexico bahkan menyertakan militer, bukan hanya polis .
Pemeriksaan polis pun berlanjutan. Vazquez mengaku membunuh langsung 45 orang. Lalu, 34 lainnya adalah pembunuhan lantaran dirinya diajak jaringan dadah. "Kes ini kami bawa hingga ke tingkat nasional," kata Juru Cakap Keselamatan Mexico, Jorge Domene.
Masih menurut pemeriksaan polis , Pablo Vazquez menyertai organisasi jenayah sejak berusia 15 tahun. Awalnya, dia menjadi penyampai maklumat lalu "naik pangkat"menjadi penjual dadah. "Sampai akhirnya dia menjadi pembunuh," tambah Jorge Domene.
Monterrey adalah kota ketiga terbesar di Mexico dari jumlah penduduk. Kini, ada 4 juta orang penduduk Monterrey. "Monterrey menjadi ajang pertarungan antara geng dadah," lanjut Domene.
Otoritinasional Mexico mengatakan, sejak 2006 korban maut lantaran perang antarakartel ubat bius mencapai 77,000 orang. Perang melawan dadah di Mexico bahkan menyertakan militer, bukan hanya polis .
diedit dari KOMPAS.com
Langganan:
Postingan (Atom)